Guidance Counseling Community

GCC UM METRO
organisasi Bimbingan Konseling Universitas Muhammadiah Metro.

Selasa, 14 Juni 2011

STUDI DOKUMENTER

•Studi dokumenter adalah salah satu metode pengumpulan data yang dipergunakan pembimbing dengan jalan melihat/meneliti data-data dokumen siswa yang tersimpan di sekolah/tempat lain.
•Data pada studi dokumenter adalah data masa lalu, namun demikian dapat untuk meramalkan atau mengungkapkan keadaan/kondisi sekarang. Walapun demikian, tidak semua keadaan/kondisi sekarang dapat diketahui dari data masa lalu.Sumber Data Studi Dokumenter.
1.Buku induk.
2.Buku pribadi/kartu pribadi.
3.Rapor.
4.Surat-surat keterangan.
5.Buku absen.
6.Kartu pembayaran SPP, OSIS, BP-3
7.Hasil pengisian angket, cek list, rating scale, dll.
8.Hasil karyanya, seperti lukisan, karangan, ketrampilan tangan.
  Guna Studi Dokumenter.
•Dapat dijadikan bahan pemahaman siswa.
•Sebagai bahan pembanding antara data yang telah ada dengan data yang akan dikumpulkan.
  Hal-hal yang Perlu Diperhatikan.
1.Untuk menjamin kebenaran data dokumenter itu perlu di cek kembali dengan teknik-teknik lain.
2.Data siswa yang telah didokumentasikan perlu dianalisa dengan secermatcermatnya.
 
 

SOSIOMETRI


SOSIOMETRI
                Sosiometri adalah metode pengumpulan data tentang pola dan struktur sosial indifidu-indifidu dalam suatu kelompok, dengan cara menelaah relasi sosial, status sosial. Maka deengan sosiometri kita bisa mengetahui dinamika kelompok, popularitas indifidu dalam sebuah kelompok dan kesulitan hubungan sosial indifidu dalam kelompok.
                Kegunaan tekhnik sosiometri adalah :
1.       Memperbaiki hubungan sosial inndifidu dalam kelompok
2.       Mengatur tempat duduk dalam kelas.
3.       Menentukan keanggotaan kelompok kerja.
4.       Meneliti kecenderungan potensi kepemimpinan indifidun dalam kelompok.
5.       Menemukan norma-norma pergaulan yang diinginkan dalam kelompok tertentu.
6.       Mengenali kekompakan dan perpecahan anggota kelompok.
Proses pembuatan sosiometri dilakukan dengan jalan meminta kepada setiap indifidu dalamkelompok untuk memilih anggota kelompok lainya yang disenangi atau tidak disenangi dalam bekerja sama, yang masing-masing nama yang dipilih disusun menurut nomorurut yang paling disenangi atau paling tidak disenangi. Atas dasar saling pilih antara anggota kelompok inilah dapat diketahui banyak tidaknya seorang indifidu dipilih oleh anggota kelompok’a, bentuk-bentuk huungan dalam kelompok, kepopuleran dan keterasingan indifidu.
Beberapa hal  yang perlu diingat  dalam melancarkan sosiometri :
1.       Sebelum dilancarkan hendaknya petugas berusaha menciptakan hubungan baik dengan kelompok.
2.       Petunjuk diberikan dengan jelas.
3.       Penjelasan maksud pelancaran sosiometri.
4.       Sosiometri hendaknya diselangarakan dalam kondisi dimana siswa tidak saling mengetahui jawabanya.
5.       Menjaga kerahasiaan pilihan maupun hasil.
6.       Indifidu harus saling mengenal.
Langkah-lanngkah penyelenggaraan sosiometri  tipe nominative( dimana setiap indifidu diminta untuk memilih siapa saja yang disenangi /tidak disenangi dalam melakukan aktifitas tertentu.:
Persiapan
-Menentukan kelompok siswa yang diseelidiki.
-Memberikan informasi tertentu tentang tujuan dilakukanya sosiometri.
-Mempersiapkan angket sosiometri
Pelaksanaan
-Membagikan dan mengisi angket sosiometri.
-Mengumpilkan kembali dan memeriksa apakah pengisian angket sudah benar.
Analisis Hasil
Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam analisis hasil sosiometri adalah :
1.       Memeriksa hasil angket sosiometri
2.       Mengadakan tabulasi dan membuat matriks sosiometri
3.       Membuat sosiogram
4.       Membuat intensitas pemilihan, statusa pemilihan, status penolakan, status pemilihan, dan penolakan.
5.       Membuiat laporan hasil analisis sosiometri.

Sabtu, 11 Juni 2011

mengenal diri


ILMU MENGENAL "DIRI"

PENGENALAN

Kebanyakkan  manusia pada hari ini menganggap bahawa  "Hidup" itu hanyalah makan, bergerak, mencari kemewahan, bekerja dan lain lain lagi, mereka mengangap bahawa jasad kasar mereka itu hidup dengan sendiri nya yang membolehkan mereka melakukan kerja kerja harian mereka itu, tapi pernah kah mereka terfikir bahawa jasad mereka itu sebenar nya ialah benda mati yang tidak dapat hidup dan bergerak dengan sendiri nya  tanpa ada sesuatu yang menghidupkan nya?

Ketahuilah tanpa yang hidup itu jasad tidak ada erti nya. Tetapi benda mati ini lah yang dijaga dan diutamakan orang di dunia ini. Sedangkan semua tahu bila mati kelak, jasad akan busuk dan di tanam atau di bakar. Ini menunjukkan mati ialah bila hidup yang menghidupkan jasad tadi meninggalakan jasad.

Dimanakah letaknya yang di panggil hidup itu? Yang mana dengan adanya yang hidup itu lah jasad kita ini hidup dan   sebenarnya ia diam di dalam jasad kita sendiri, dan dia lah yang di panggil "DIRI" sebenar "DIRI"  dan menghidupkan jasad kita ini. Tapi pernah kah kita terfikir tentang "DIRI" itu atau cuba mencari dan mengenal nya.

Tentu nya soal yang akan timbul ialah dari mana "DIRI" itu, dimana letaknya "DIRI" itu, terdiri dari apakah "DIRI" itu, dan kemanakah perginya "DIRI" itu apabila jasad mati atau dengan lain perkataan "DIRI" meninggalkan jasad???  dan yang penting sekali bolehkah kita mengenal "DIRI" sebenar "DIRI" kita itu.

BARANG SIAPA MENGENAL "DIRI" NESCAYA KENAL LAH IA AKAN TUHAN NYA

Benarkah bila kita mengenal "DIRI" maka kita akan mengenal Tuhan ??

Kita semua tahu bahawa ujud nya roh!  Tak ada sesiapa yang dapat menafikan kenyataan ini, Kerana semasa Tuhan bertanya kepada sekelian Roh  " siapa kah Tuhan kamu " dengan sepontan sekelian Roh menjawab " bahkan " yang membawa makna mereka telah pun mengenal Tuhan yang esa.:

Kisah Roh memasukki jasad Adam

Setelah jasad Adam terbaring maka Tuhan telah memerintahkan Roh memasukki ke jasad Adam, tetapi sebelum itu Roh  telah bertanya " dimanakah harus aku masukki, ya ALLAH "  dan ALLAH pun menjawab " masuk lah mana mana yang kamu senangi "  Maka masuk lah Roh melalui hidung dan dengan itu maka bernafaslah kita melalui hidung.

Ini menunjukkan bahawa sesudah Roh memasukki badan, maka barulah bermulanya kehidupan kepada jasad dan terbukti di sini bahawa Roh lah yang dikatakan penghidup kepada jasad, dan mati pada jasad ialah apabila Roh keluar apabila sampai ajal nya.




Jasad kasar kita ini terdiri dari 2 yaitu:

1. Dihidupkan

Apakah maksud dihidupkan dan bahagian mana?   Yang dihidupkan ialah Jasad kasar kita ini, ia nya di hidupkan oleh ""Roh"" yang berada di dalam Jasad. "Roh" memasukki jasad semasa kita 100 hari dalam rahim ibu kita. "Aku tiupkan sebagian dari roh ku" kata firman Allah. Sejak itu lah kita hidup di dalam rahim ibu kita dan kemudian di lahirkan kedunia dan terus menjalankan kehidupan dari bayi hingga lah akhir hayat.

2. Menghidupkan

Yang menghidupkan ialah roh, yang datangnya (diciptakan) dari Allah, yang memasuki jasad dan terus hidup, tugas roh ialah menghidupkan jasad tetapi sayang nya jasad tidak langsung terfikir bahawa roh lah yang hidup sebenar benar hidup dan menghidupkan jasad yang bila mana roh meninggalkan nya maka matilah dia di panggil orang dan di tanam atau di bakar.


MATI  IALAH  APABILA  ROH  MENINGGALKAN  JASAD

Jadi siapakan yang berkepentingan disini, tentunya jasad kerana tanpa roh maka jasad tidak bermaana langsung.

Jasad perlukan roh untuk hidup tapi kenapa roh tidak dipedulikan semasa hidup nya

Perlukah roh di kenali?

Sebelum mengenal Roh  haruslah kita mengenal "DIRI"


"BARANG  SIAPA  MENGENAL  "DIRI"  MAKA  KENALLAH  DIA  AKAN  TUHAN  NYA"

APA  KAH  "DIRI" ITU"

Untuk pengetahuan semua bahawa "DIRI" itu mendatang kemudian setelah roh memasukki jasad, bagaimana ini berlaku?

Apabila Roh berada di dalam Jasad maka perkembangan cahaya Roh itu yang memenuhi dalaman Jasad keseluruhan nya, ini telah menyebabkan ujudnya "Diri" yang  berupa  saperti jasad nya memenuhi ruang dalaman jasad nya..


Maka ujudlah "Diri" sebenar "Diri" dan "DIRI"  ini lah yang harus di kenal. 
(kenal lah diri maka kenal tuhan)

BAGAIMANA  MENGENAL "DIRI" SEBENAR "DIRI"

Ada berbagai cara dan kaedah digunakan untuk mengenal "DIRI" ini, bergantung kepada perguruan dan kaedah guru guru mengajar kepada murid murid nya. Semua perguruan ini betul dan cara apa sekali pun di gunakan, tujuan nya satu ya itu untuk mengenal "DIRI" sebenar "DIRI" .

Untuk mengenal "DIRI" ini ada 3 cara:

  1. Terbuka dengan sendiri nya
  2. Ushakan sendiri untuk membukanya
  3. Dibukan oleh guru. (guru guru yang berpengalaman)

Apakah yang di maksudkan “dibuka”

Di buka maksudnya ialah membukakan jalan jalan pancaran cahaya "DIRI" itu hingga keluar dari jasad dan terpancarlah cahaya "DIRI" itu keluar dari jasad melalui jalan jalan nya dan dengan rasa yang bergetar getar pada jalan keluar nya, rasa ini dapat dirasakan dengan nyata oleh murid murid yang mempelajari ilmu ini.

Ini lah rahsia hidup kita dan "DIRI" ini lah yang menghidupkan jasad selagi ada hayatnya di dunia ini, "DIRI" ini harus di kenal dan dirasai sepenuh nya oleh kita, kerana ia mengandungi banyak rahsia dan serba guna, di dunia dan akhirat, Insyaallah.

Kenal kah "DIRI" tadi kepada Tuhan nya? Sudah tentu kerana dia datang dari sana, dari MAHA pencipta dan MAHA besar.

Banyak lag persoalan yang akan timbul apabila kita dapat mengenal "DIRI" kita yang sebenar benar "DIRI" ini, kita harus belajar dari "DIRI" ini:

Dia mengetahui kerana dia datang dari yang MAHA mengetahui
Dia bijak kerana datang dari yang MAHA bijaksana
Dia lah sebaik baik Guru
Kehidupan sebenar ialah di dalam, dan kehidupan dunia ini mendatang kemudian

Kesimpulan nya kenali lah "DIRI" kita ini yang dia lah sebenar benar "DIRI" dan kemukakan lah dia dalam segala urusan kita di dunia ini sementara menunggu hari yang kekal abadi, kerana dia kekal kerana di kekalkan.

Ilmu Mengenal "DIRI" ialah satu ilmu pengetahuan yang harus di ketahui oleh semua orang kerana tiap tiap maanusia membawanya di dalam jasad kasar mereka, harus kah penghidup jasad kita ini kita biarkan begitu saja tanpa mengenali dan merasakan nya, hanya semasa maut hampir datang menjemput baru kita sedar yang dia akan meninggalkan kita?????

Selasa, 07 Juni 2011

TES WHO AM I ( SIAPAKAH AKU)


“TES WHO AM I”
Pengertian
Pernahkah kita mengurai sebuah pertanyaan yang sangat mendasar, “ siapa aku? ” sehingga jawaban dari pertanyaan mendasar itu tertuang dalam sebuah konsep yang komplit tentang diri sendiri. Tentu yang bisa menjawabnya adalah diri kita masing-masing. Sangat percuma, kalau kita semua tidak mampu menjawabnya dengan jelas siapakah diri kita.
 Tes who am I merupakan salah satu cara bagi indifidu untuk mengetahui dirinya sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangan. Dengan memahami keadaan yang ada dalam diri sendiri, yaitu menyadari akan adanya kekurangan dan kelebihan diharapkan siswa mampu memberikan perlakuian yang sesuai terhadap kondisi tersebut, Jika ada kekurangan tentunya bagaimana siswa tersebut segera mengambil tindakan untuk merubahnya, menutupi segala kelemahan dan kekurangan dengan cara yang tepat.dan jika terdapat kelebihan tentunya bagaimana siswa mengembangkan potensinya itu yaitu bakat, minat dan kecakapan lainya untuk perkembangan masa depan yang lebih baik. Teknik ini terdiri dari sejumlah statement tentang sifat-sifat kepribadian seseorang baik positif maupun negative. Tes ini digunakan agar siswa dapat mengenal dirinya sendiri, untuk selanjutnya dapat melakukan penyesuaian terhadap diri maupun lingkunganya.
Dalam tes who am I, responden diminta menanggapi pernyataan dengan membandingkanya dengan keadaan dirinya.Hasil perbandingan responden diisikan pada kolom jawaban yang terdiri dari tiga pilihan yaitu : (1) sangat cocok dengan diri saya ; (2) agak cocok dengan diri saya; (3) tidak cocok dengan diri saya. Dari tes indifidu ini dapat dibantu untuk lebih mengenal  dirinya sendiri, dengan tujuan agar indifidu mampu menyesuaikan dirinya sendiri.
           

Manfaat dari tes Who Am I ini adalah :
1.    Pembimbing dapat mengetahui sebagiann aspek kepribadian siswa secara garis besarnya, baik kelebihanya maupun kekuranganya.
2.    Memudahkan pembimbing untuk memberikan layanan bimbingan .
3.    Membantu siswa untuk dapat lebih mengenal dirinya sendiri agar mereka dapat melakukan penyesuaian lebih terhadap dirinya maupun terhadap lingkunganya.

Langkah-langkah penyelenggaraan
Persiapan
Konselor    :           1.Mempersiapkan format tes Who Am I.
2.Menyiapkan tempat pelaksanaan.
  Pelaksanaan
            Konselor          :           1. Memperkenalkan teks Who Am I
                                                2. Menjelaskan tentang tujuan dan manfaatnya.
                                                3. Membagikan format tes Who Am I
                                                4. Menjelaskan petunjuk tes Who Am I
                                               5.Siswa mengerjakan tes Who Am I
6. Setelah tes selesai dikerjakan, konselor mengumpulkan hasil pekerjaan siswa tersebut.
  Analisis
Konselor menghitung jumlah skor jawaban siswa dengan memberikan pembobotan atau nilai dari masing-masing jawaban tiap item berdasarkan tabel skor.
Mencocokan jumlah skor dengan patokan interpretasi kepribadian peserta tes berdasarkan tes “WHO AM I”.

Trik-Tips Blog